Jakarta Bogor Makassar MISP MEIC YPMI HOME
 
   
 
Bahasa
 
 
 
 
Selamat Datang kembali ke Sekolah Madania
Thursday, August 02, 2012

 Welcome, Selamat Datang kembali ke Sekolah Madania.

Senang sekali menyambut Bapak dan Ibu orang tua siswa pada saat Welcome Day, Sabtu 21 Juli 2012 yang lalu beserta para siswa yang  telah menempati kelas barunya terhitung mulai hari Senin, 23 Juli 2012. Bersama ini juga saya mengucapkan selamat berpuasa bagi yang menunaikan Ibadah Puasa, dan menginformasikan bahwa kepulangan siswa Grade 1-12 selama bulan Ramadhan adalah pukul 13.30 WIB sedangkan kepulangan karyawan adalah pukul 15.15 WIB. Sabtu, 21 Juli 2012 di Sekolah Madania selain Welcome Day, telah dilaksanakan juga Parenting Workshop yang bertajuk “Mengasuh Generasi Z’. Bekerja sama dengan Yayasan Kita dan Buah Hati, Sekolah Madania berkomitmen untuk memberikan rangkaian kegiatan parenting bagi orang tua siswa beserta guru dan staf dalam rangka menuju sekolah berbasis pengasuhan. Generasi Z adalah generasi yang lahir setelah tahun 1994 dan merupakan digital native yang multi tasking. Mereka lahir pada era perkembangan teknologi dan memiliki kemampuan menggunakan teknologi dengan sangat cepat. Ciri-ciri generasi Z diantaranya, adalah dapat mengerjakan banyak hal dalam waktu bersamaan. Dengan sekali klik mereka bisa memperoleh banyak informasi, yang bisa berakibat positif dan negatif. Pornografi dan kekerasan yang sangat mudah diakses oleh mereka menjadi suatu hal yang harus diperhatikan oleh orang tua dan guru. Berdasarkan paparan dari penelitian Dr. Mark B. Kastlemaan, pakar adiksi pornografi dari USA, bahwa pornografi dapat merusak lima bagian dari otak anak terutama di bagian pre frontal cortex. Bapak  yang juga merupakan Kepala Edukasi & Training Officer for Candeo, perusahaan riset, teknologi dan pelatihan untuk penyembuhan adiksi secara online di Amerika Serikat ini juga mengungkapkan bahwa “Pada dasarnya orang yang kecanduan pornografi merasakan hal yang sama dengan pecandu narkoba, yaitu ingin terus memproduksi dopamin dalam otak. Tapi pecandu pornografi bisa memenuhi ‘kebutuhan’ barunya itu dengan lebih mudah, kapan pun di manapun, bahkan melalui handphone. Akhirnya, ini akan lebih sulit dideteksi dan diobati ketimbang adiksi narkoba. Oleh karena itu, sudah menjadi suatu keharusan bagi pendidik, baik pendidik di rumah (orang tua) maupun pendidik di sekolah  (guru) untuk mengimbangi perkembangan teknologi yang terjadi.  Akselerasi kemampuan dan peningkatan pengetahuan mengenai pengasuhan bagi orang dewasa yang berada di sekitar Generasi Z sudah harus dilakukan agar dapat mengimbangi dan mengarahkan generasi ini untuk sesuai dengan usia tumbuh kembang mereka. Mari kita bersama-sama mengasuh putra-putri kita agar menjadi anak-anak hebat dan berakhlak mulia di kemudian hari. Mohon support berupa kehadiran Bapak dan Ibu dalam sesi-sesi parenting berikutnya yang akan dijadwalkan oleh Sekolah. Demikian, terima kasih.

Salam,

M. Wahyuni Nafis

 
 
Our Partners :
Global Compact
 
  Copyright © Madania 2010 All Rights Reserved